HUBUNGAN USIA, PARITAS DAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL
Abstract
ABSTRAK : Latar Belakang: Hasil survei dalam profil Kesehatan Indonesia tahun 2023 menyatakan 27,7% ibu hamil mengalami anemia. Mengkaji hubungan usia, paritas, dan status gizi diperlukan untuk mengidentifikasi kelompok berisiko sehingga upaya pencegahan dan intervensi dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran. Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan yang berdampak serius terhadap keselamatan ibu dan janin. Tujuan: Mengetahui hubungan usia, paritas dan status gizi dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja puskesmas Gadang Hanyar. Metode: desain penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan case control. Populasi dalam ibu hamil yang anemia di Wilayah Kerja Puskesmas Gadang Hanyar berjumlah 248 orang, jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 118 dengan case berjumlah 59 orang ibu hamil dengan anemia dan control berjumlah 59 orang ibu hamil tidak anemia. Data dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil dengan usia berisiko berjumlah 42 orang (35,6%), paritas berisiko 16 orang (13,6), status gizi KEK sebanyak 26 orang (22 %). Ada hubungan antara usia, paritas dan status gizi dengan anemia ( p value 0,002, 0,001 dan 0,002). Simpulan: terdapat hubungan antara usia, paritas dan status gizi dengan kejadian anemia di wilayah kerja Puskesmas Gadang Hanyar. Kata Kunci: Usia, Paritas, Status Gizi, Kejadian AnemiaCopyright (c) 2026 Wina Rahma Lestari, Yayuk Puji Lestari, Elvine Ivana Kabuhung, Susanti Suhartati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





.png)






