ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA WANITA LANSIA

  • Titik Wijayanti STIKES Estu Utomo
  • Atik Setiyaningsih Program Studi Sarjana Kebidanan, STIKES Estu Utomo

Abstract

ABSTRAK : Latar belakang. Di Boyolali hipertensi menempati jumlah kasus terbanyak penyakit tidak menular.  Faktor resiko hipertensi yang dapat diubah perlu menjadi perhatian meliputi merokok, obesitas, gaya hidup, stress. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan pada tanggal 10 November 2023, di Posyandu Lansia Anggrek dari 54 wanita lansia sebanyak 36 (66,7%) mengalami hipertensi. Tujuan Penelitian. Mengetahui hubungan faktor obesitas dan genetik dengan Kejadian Hipertensi pada lansia di Posyandu Lansia Anggrek dusun Solo Tempel. Desain Penelitian. Penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasinya yaitu seluruh wanita lansia dengan hipertensi di Posyandu Lansia Anggrek dusun Solo Tempel pada bulan Februari dan Maret 2024 sebanyak 33. Tehnik sampling dengan accidental sampling yaitu sebagian wanita lansia dengan hipertensi yang hadir di Posyandu Lansia Anggrek dusun Solo Tempel pada bulan Februari-Maret 2024 sejumlah 31. Analisis bivariat menggunakan uji Kendal Tau. Hasil Penelitian. Sebanyak 12 responden (38,7%) memiliki berat badan normal, 26 responden (83,9%) memiliki riwayat genetik hipertensi dan 10 responden (32,3%) mengalami hipertensi stadium 3. Berdasarkan hasil uji Kendall Tau didapatkan nilai p-value 0,004 < 0,05 artinya ada hubungan faktor obesitas dengan kejadian hipertensi pada wanita lansia dan p-value 0,000 < 0,05 artinya ada hubungan faktor genetik dengan kejadian hipertensi pada lansia. Kata kunci: Genetik, Hipertensi, Obesitas, Wanita lansia
Published
2026-07-01
How to Cite
Wijayanti, T., & Atik Setiyaningsih. (2026). ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA WANITA LANSIA. Jurnal Kebidanan, 18(01), 86-99. https://doi.org/10.35872/jurkeb.v18i01.1002
Section
Articles