https://ejurnal.stikeseub.ac.id/index.php/JEU/issue/feed Jurnal Estu Utomo Health Science 2026-08-30T19:40:23+07:00 Open Journal Systems <p>Jurnal Estu Utomo Health Science&nbsp; merupakan kumpulan hasil-hasil Ilmiah Kesehatan</p> https://ejurnal.stikeseub.ac.id/index.php/JEU/article/view/1056 HUBUNGAN AKSES INFORMASI TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DENGAN PERILAKU SEKSUAL BERISIKO PADA REMAJA DI SMK KESEHATAN TRI BAKTI AT-TAQWA 2026-08-30T19:40:23+07:00 Rindang Fitriana Ulfa rindangfitriana25@gmail.com Fitri Nurjanah fitryandara@gmail.com Wulan Desi Kusnia Nurjana fitryandara@gmail.com <p>Latar Belakang: Remaja merupakan kelompok usia yang mengalami perubahan biologis, psikologis, dan sosial yang pesat sehingga memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap isu kesehatan reproduksi dan seksualitas. Di era digital, akses informasi mengenai kesehatan reproduksi semakin mudah diperoleh melalui internet, media sosial, tenaga kesehatan, sekolah, maupun keluarga. Namun, tidak semua informasi yang diterima bersifat benar dan berbasis bukti. Paparan informasi yang tidak tepat dapat memengaruhi sikap dan perilaku seksual remaja, termasuk meningkatkan risiko perilaku seksual berisiko. Sebaliknya, akses terhadap informasi kesehatan reproduksi yang akurat diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan, membentuk sikap positif, serta mendorong pengambilan keputusan yang bertanggung jawab dalam menjaga kesehatan reproduksi. Tujuan: Menganalisis hubungan antara akses informasi tentang kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual berisiko pada remaja di SMK Kesehatan Tri Bakti At-Taqwa. Metode: Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 180 siswa yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Variabel independen adalah akses informasi kesehatan reproduksi, sedangkan variabel dependen adalah perilaku seksual berisiko. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square, serta analisis multivariat menggunakan regresi logistik dengan tingkat kemaknaan 95%. Hasil: Sebagian besar responden memiliki akses informasi kesehatan reproduksi yang baik (68,9%), sedangkan 31,1% memiliki akses informasi yang kurang baik. Sebanyak 28,3% responden menunjukkan perilaku seksual berisiko. Hasil uji Chi-square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara akses informasi kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual berisiko (p&lt;0,001). Analisis regresi logistik menunjukkan bahwa remaja dengan akses informasi kesehatan reproduksi yang baik memiliki peluang lebih rendah untuk melakukan perilaku seksual berisiko (AOR=0,38; 95%CI: 0,20–0,72). Kesimpulan: Akses informasi kesehatan reproduksi berhubungan secara signifikan dengan perilaku seksual berisiko pada remaja. Penyediaan informasi yang akurat, mudah dipahami, dan sesuai dengan kebutuhan remaja melalui sekolah, tenaga kesehatan, dan keluarga berpotensi menurunkan perilaku seksual berisiko.</p> 2026-08-30T19:40:23+07:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Estu Utomo Health Science